macam macam terigu
Ilustrasi tepung terigu (masterclass.com)

Pada umumnya, tepung terigu merupakan salah satu bahan dasar pangan yang selalu dipakai dalam pembuatan berbagai macam hidangan. Akan tetapi meskipun terlihat sama, ternyata tepung memiliki tingkat kandungan protein yang berbeda-beda, mulai dari yang tinggi hingga rendah.

Perbedaan pada tingkat protein ini akan mempengaruhi kualitas olahan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis-jenis dan perbedaan tepung terigu agar tidak salah dalam proses pengolahan.

Terdapat tiga jenis terigu yang biasanya dipakai, yaitu terigu dengan kandungan protein rendah, sedang, dan tinggi. Biasanya, kandungan protein dikaitkan dengan gluten yang membentuk rongga tak beraturan secara kasat mata. Gluten sendiri berperan dalam menentukan tingkat elastisitas dan kekenyalan suatu olahan makanan.

Agar kamu tidak keliru, berikut ini penjelasan mengenai perbedaan tepung protein tinggi hingga rendah yang bersumber dari Indozone.

Tepung Terigu Protein Tinggi

tepung terigu protein tinggi
Ilustrasi tepung tinggi protein (shopee.co.id)

Tepung terigu jenis ini memiliki kandungan protein sebesar 13-14 persen dan dapat dikatakan tepung terigu protein tinggi. Tepung dengan tingkat protein setinggi ini biasanya dipakai untuk membuat adonan mengembang sempurna.

Hal ini dilakukan tepung dengan cara mengikat dan memperangkap gas. Jadi, setiap makanan yang memakai tepung ini akan memiliki tekstur yang kenyal. Tepung terigu jenis ini sering digunakan untuk membuat adonan donat, roti tawar, burger, hingga mi telur.

Namun tepung berprotein tinggi tidak bisa disimpan terlalu lama. Tepung ini akan mudah basi dan berjamur, karena glutennya mudah berubah menjadi asam.

Tepung Terigu Protein Sedang

tepung terigu protein sedang
Ilustrasi tepung protein sedang (my-best.id)

Memiliki kandungan protein yang lebih rendah sedikit dari tepung protein tinggi, tepung terigu dengan protein sedang mengandung sekitar 11 sampai 12,5 persen protein. Penggunaan tepung terigu jenis ini cukup fleksibel untuk segala jenis olahan sehingga sering disebut sebagai tepung serbaguna.

Brownies, bolu, hingga waffle biasanya dibuat dengan menggunakan tepung protein sedang ini. Pada beberapa resep roti juga menggunakan tepung jenis ini sebagai campuran untuk memberikan tekstur lembut dan empuk pada roti. Beberapa kue kering juga menggunakan tepung jenis ini untuk menghasilkan tekstur kue yang lebih kokoh dan tak mudah hancur ketika matang.

Tepung Terigu Protein Rendah

tepung terigu protein rendah
Ilustrasi tepung protein rendah (bukalapak.com)

Jenis tepung terigu protein rendah digunakan untuk membuat olahan yang tidak mengutamakan volume atau kekenyalan. Pada jenis tepung ini mengandung 8-10 persen protein. Sesuai dengan kandungan proteinnya, tepung ini juga memiliki daya serap air dan gula yang rendah.

Sifatnya yang tahan lama itu cocok dalam pembuatan kue kering. Tepung terigu jenis ini biasanya dipakai untuk membuat kue kering, gorengan, pancake, hingga yang paling renyah, kerupuk.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan dan kegunaan tepung terigu protein tinggi, protein sedang dan protein rendah yang perlu kamu ketahui.

Facebook Comments

Artikulli paraprakPenyebab Jerawat dan Cara Mencegahnya yang Bisa Kamu Coba
Artikulli tjetërKetahui Jenis Kartu Kredit Unlimited untuk Kemudahan Transaksi Anda
Hallo, saya adalah Rusdiana. Seorang yang suka dengan dunia internet dan blogging. Selamat datang di blog saya, dan semoga artikel yang ada di blog ini bermanfaat bagi pembaca.