Menjadi Pengusaha

Ingin jadi pengusaha adalah keinginan dari banyak orang, namun pada faktanya tidak semua orang bisa sukses menjalaninya. Ada banyak hal yang mempengaruhinya, salah satunya adalah kemampuan untuk terus belajar. Bisnis yang semakin penuh tantangan, perubahan sangat cepat dalam hal teknologi, regulasi dan perilaku pelanggan sangat membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi.

Menjadi pengusaha berarti harus punya kemampuan untuk mempersiapkan segalanya, adaptif dengan keadaan, berpikir secara out of the box dan mampu membentuk relasi dan bekerja sama dengan orang lain. Belajar dari banyak orang akan membuka perfektif kita lebih luas.

arsjad rasjid

Inspirasi tentang wirausaha ini salah satunya bisa kita dapati dari arsjadrasjid.com, sebuah website milik Bapak Arsjad Rasjid, Presiden Direktur Indika Energy dan Ketua KADIN. Beliau bisa menjadi seorang role model yang lengkap bagi para pengusaha muda. Selain pengusaha dan pebisnis beliau juga merupakan mentor dengan pengalaman panjang di dunia bisnis.

“Kita semua membutuhkan seseorang yang menginspirasi kita untuk melakukan lebih baik daripada yang kita tahu caranya.”.

Berbagai insight menarik dibagikan melalui websitenya, postingan dengan label inspirasi banyak mengupas tentang dunia bisnis yang bisa membuka mata para pengusaha muda untuk terus optimis. Tentang bagaimana Arsjad Rasjid membangun Indika Energy, melewati masa sulit yang pernah menerpa, kemudian nilai-nilai moral yang ditanamkan hingga bagaimana beliau dibesarkan dan memperlakukan keluarganya.

Channel Youtubenya pun memiliki konten yang menarik, Nonngkrong bareng Arsjad adalah salah satu konten yang mempertemukan Arsjad Rasjid dengan sosok-sosok inspiratif dalam dunia bisnis. Kita bisa belaja bagaimana mereka membangun bisnisnya, mengelolanya sehingga bisa begitu sukses.

Modal Dasar jadi Wirausahawan adalah Terus Belajar

Banyak yang memutuskan menjadi pengusaha karena tidak tahu harus berbuat apa lagi. Bekerja kantoran sudah tidak memungkinkan, berkali-kali melamar kerja tetapi terus ditolak. Tidak ada jalan lain selain mencoba menjalankan usaha sendiri. Kita tidak perlu berkecil hati jika sedang dalam fase ini.

Seorang pengusaha itu dibentuk bukan dilahirkan. Dibentuk oleh keadaan untuk terus menciptakan sesuatu yang memiliki potensi untuk sukses. Pengusaha yang baik adalah seorang pembelajar yang tidak pernah berhenti. Semakin kita belajar, maka akan semakin terbuka untuk mendengar ide-ide baru, mempertimbangkan sudut pandang yang tidak kita ketahui, dan pada akhirnya akan sampai pada keputusan yang lebih baik.

Pengusaha juga perlu memiliki keterampilan kepemimpinan. Ini penting untuk keberanian mengambil risiko dengan terukur, kreatif dan memiliki kemampuan untuk melihat peluang yang mungkin tidak disadari oleh orang lain. Mereka juga memiliki keinginan dan semangat yang kuat untuk usaha yang sedang digeluti.

menjadi pengusaha

Menjadi Pengusaha itu tidak mudah, Tetapi tidak ada yang Mustahil

Jika membayangkan menjadi pengusaha itu menyenangkan, maka sebaiknya buang jauh-jauh anggapan itu. Karena nyatanya untuk menjadi seorang pengusaha bukanlah hal yang mudah. Ini akan membutuhkan banyak kerja keras, dedikasi dan tekad.

Ada beberapa tantangan yang seringkali membuat seorang pengusaha gagal berkembang.

1. Keraguan diri

Tantangan terbesar yang dihadapi seorang pengusaha bukan berasal dari luar, tetapi lebih kepada melawan diri sendiri. Keraguan yang terus-menerus menghampiri seringkali membuat pengusaha menjadi goyah dan mulai mempertanyakan apakah usaha yang dijalani ini akan berhasil? Jika dibiarkan, hal ini dapat membuat Kita tidak percaya diri dan menjadi orang yang negatif.

Solusi untuk ini adalah luangkan waktu untuk mempelajari sesuatu yang baru. Baca buku, tonton video yang menginspirasi, dan ikuti kisah hidup dari pengusaha sukses. Cara terbaik untuk menghilangkan keraguan diri adalah dengan melihat orang lain yang telah melakukannya dan mendapatkan keyakinan bahwa jika mereka bisa melakukannya, maka kita juga harus bisa.

2. Tidak siap Mengelola usaha

Tantangan besar lainnya bagi wirausahawan adalah tidak siap dengan segala kerumitan saat menjalankan bisnis. Sebaik apapun kita menyusun rencana sebuah usaha, selalu saja ada hal yang diluar perkiraan. Ada saja detail yang kurang yang harus diselesaikan.

Jika kita membuat daftar tugas, itu akan menjadi daftar tugas yang tak pernah berakhir. Untuk itu tidak ada kata lain selain kita harus siap bekerja keras. Tidak ada bisnis sukses yang dibangun tanpa pengorbanan seperti ini di tahap awal.

3. Gagal Membangun Tim

Selama masa awal membangun usaha, ini terasa seperti pekerjaan yang membuat stres hingga kemudian kita bisa mulai mendapat polanya agar usaha terus berkembang. Tantangan selanjutnya adalah apakah kita bisa membangun tim yang bisa memiliki tujuan yang sama dan memperlakukan pelaanggan sama baiknya dengan yang kita inginkan?

Saat kita bisa membangun tim seperti ini, segala sesuatunya akan perlahan mulai menjadi lebih mudah. Sebagai owner kita dapat fokus pada visi jangka panjang dan pertumbuhan perusahaan, daripada menyelesaikan hal-hal sepele dalam operasi bisnis sehari-hari.

4. Mengelola kas dan keuangan

Dibutuhkan banyak keputusan dan naluri untuk mengelola modal, arus kas, dan tenaga kerja pada tahap awal bisnis. Sebagian banyak orang gagal karena tidak bisa mengelola arus kas dan keuangan. Ketika penghasilan kurang dari modal yang dikeluarkan untuk waktu yang cukup lama, maka dapat dipastikan bisnis itu akan bangkrut.

Dibutuhkan banyak keberanian untuk tidak terlalu bernafsu saat membangun bisnis. Modal adalah pedang bermata dua. Ketika kita menginginkan bisnis yang sehat maka tidak ada solusi selain mengelola arus kas dengan kesabaran dan kebijaksanaan.

Facebook Comments