perawatan kanker payudara

Kanker merupakan jenis penyakit berbahaya yang rentan menyerang siapa saja, utamanya adalah kaum hawa, salah satu diantaranya adalah jenis kanker payudara. Kanker yang satu ini menjangkiti bagian payudara dan menyebabkan beberapa masalah yang serius jika tak segera ditangani, bahkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit tersebut juga cukup tinggi di dunia. Perawatan kanker payudara ini sendiri juga tak boleh sembarangan, agar nantinya tidak bertambah parah.

Adapun berikut ini setidaknya beberapa jalan yang bisa ditampung untuk mengobati masalah kesehatan tersebut, diantaranya adalah:

  1. Operasi, tindakan utama yang dilakukan ketika masih dalam bentuk tumor adalah dengan melakukan prosedur operasi, mastektomi sederhana ini adalah cara yang diambil untuk bisa dilakukan ketika DCIS sudah mulai ditemukan menyumbat sebuah saluran.
  2. Radiasi, ini adalah bentuk perawatan yang sifatnya secara berkelanjutan atau terus menerus, yaitu menggunakan radiasi, sehingga nantinya sel-sel kanker tidak akan menyebar ke bagian lain yang jauh lebih vital, tentunya tahapan ini akan dilakukan ketika penyakit tersebut sudah memasuki stadium 0, biasanya dilakukan selama 5 hari dalam seminggu atau bahkan penuh agar bisa cepat teratasi.
  3. Pengobatan lewat jalan hormon, umumnya diberlakukan khusus kepada wanita yang sebelumnya sudah melakukan operasi pengangkatan atau yang dikenal sebagai mastektomi ini, sehingga hasilnya bisa jauh lebih optimal.
  4. Kemoterapi, ketika nantinya kanker payudara yang diderita sudah memasuki tahapan yang lebih lanjut, diantaranya adalah stadium 1, maka salah satu jenis pengobatan yang paling sering dianjurkan adalah untuk kemoterapi, sifatnya dilakukan secara terus menerus dan umumnya akan menyebabkan efek samping seperti rambut rontok dan sejenisnya.

Setelah menjalani berbagai macam pengobatan, maka harus diimbangi juga dengan perawatan pasca operasi kanker payudara, sehingga nantinya bisa lebih cepat sembuh, utamanya adalah dengan membatasi asupan makanan yang dikonsumsi, tidak boleh sembarangan, agar nantinya penyakit tak bertambah parah, karena dalam beberapa kondisi sebenarnya sel-sel kanker ini hidup dari asupan nutrisi yang dikonsumsi setiap hari, makanan-makanan yang bersifat karsinogen.