foto:sharepanduan.com

Dulu wajah perkeretaapian kita tak seganteng sekarang, dianggap sebagai BUMN yang mati suri dan minim inovasi. Penumpang berdesakan, kapasitas berlebihan dan adanya pedagang asongan di dalam kereta yang membuat suasana perjalanan dengan kereta api kurang nyaman. Namun semua itu sudah tinggal kenangan, karena PT KAI terus berusaha meningkatkan kualitasnya salah satunya mengadopsi proses ‘Check-In’ dan ‘Boarding Pass’ yang lebih dikenal bila menggunakan transportasi udara.

Mungkin masih banyak yang belum tahu ya, sebenarnya PT KAI punya kebijakan seputar Check-In dan Boarding Pass. Meski diberlakukan sejak lama, tapi nyatanya sampai sekarang ini masih banyak yang belum paham mekanisme Check-In dan Boarding Pass ini. Beruntung ada petugas yang selalu siap sedia untuk membantu para calon penumpang yang masih kebingungan, terutama mereka yang baru pertama kali menggunakan jasa angkutan kereta Indonesia ini.

foto: youtube.com/Lakulo Media

Ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan buat calon penumpang dan kamu yang mungkin dalam waktu dekat akan bepergian dengan kereta. Bila kamu memesan kereta Indonesia secara online, pastikan untuk menyimpan kode booking tiket yang biasanya diperoleh melalui email. Bila kamu menggunakan aplikasi Traveloka, lebih praktis karena kode booking bisa dilihat melalui menu pemesanan, kemudian ketuk e-tiket yang telah kamu terima. Setelah itu, kamu bisa melakukan Check-In mandiri di mesin CIM (Check In Mandiri) yang ada di stasiun, maksimal 12 jam sebelum keberangkatan. Kalau semua data kamu sesuai, mesin CIM akan langsung mencetak Boarding Pass dengan warna oranye, bukan biru ya.

foto:pikiran-rakyat.com

Mesin CIM akan mencetak Boarding Pass kamu hanya dalam waktu 2 sampai 3 detik saja, jadi tidak perlu terbayang akan antrian yang lama. Perlu diingat kamu bisa mencetak Boarding Pass ini hanya di stasiun keberangkatan. Hanya saja terkadang masih ada calon penumpang yang lalai atau belum paham dengan kebijakan Kereta Indonesia ini. Bila sudah terlanjur mencetak tiket mandiri yang berwarna biru, kamu tetap belum bisa melakukan Check-In di gerbang keberangkatan. Layanan untuk Check-In masih bisa kamu akses kok hingga 1 jam sebelum waktu keberangkatan kereta.

Perlu dicatat meskipun sudah memegang tiket berwarna biru, kamu tetap harus mencetak Boarding Pass yang berwarna oranye ini wajib ya. Kalau sudah, barulah kamu bisa melakukan Check-In dan berangkat dengan tenang.

foto:youtube.com/mikael rinto

Juga untuk kamu yang sudah pesan kereta Indonesia, ingat baik-baik kalau sistem Check-In dan Boarding Pass ini bertujuan untuk menghindarkan calon penumpang dari para calo dan penipu yang biasanya menawarkan tiket palsu. Mari ikut membantu PT KAI menghapus praktik percaloan dan penipuan yang merugikan. Dengan begitu harapannya sistem ini bisa meningkatkan ketertiban, keamanan dan kenyamanan para penumpang.

Jadi, jangan sampai kamu masih diribetkan dengan berbagai hal sepele saat akan berangkat hanya karena abai dengan kebijakan seputar Check-In dan Boarding Pass kereta ini. Jangan malu untuk bertanya dan meminta pertolongan petugas bila ada yang masih belum dimengerti.

Tetap waspada baik sebelum keberangkatan dan saat berada didalam kereta, meski PT KAI sudah berusaha menangkal semua tindak kejahatan yang merugukan penumpang, nyatanya masih ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang melakukan tindak kejahatan yang merugikan penumpang. Tapi, jangan sampai takut naik kereta ya, percayalah, aman kok!.