(sumber : tribunnews.com)

Makassar yang dijuluki sebagai Kota Anging Mammiri ini merupakan salah satu destinasi pariwisata yang wajib dikunjungi di Indonesia. Makassar memiliki banyak tempat wisata dan kuliner khas yang sangat lezat. Kota ini pun memiliki keindahan alam yang bisa menjadi daya tarik para pelancong. Namun, yang paling menarik dari kota Makassar adalah situs-situs bersejarahnya. Di bawah ini adalah lima destinasi wisata bersejarah yang bisa Anda kunjungi di Makassar.

  1. Benteng Fort Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam bisa disebut sebagai situs bersejarah yang paling terkenal di Makassar. Benteng ini juga disebut sebagai Benteng Penyu yang mengacu pada filosofi penyu yang bisa hidup baik di darat dan di laut. Jika Anda kebetulan sedang berkunjung ke Pantai Losari, Anda bisa langsung mengunjungi benteng ini dengan berjalan kaki selama 20 menit.

Di dalam benteng, terdapat Museum La Galigo yang berisi sejarah kebesaran kerajaan Makassar serta adat budaya Sulawesi Selatan. Salah satu objek wisata yang wajib Anda lihat di Museum La Galigo adalah ruang tahanan sempit yang pernah ditempati oleh Pangeran Diponegoro saat dibuang oleh Belanda.

  1. Monumen Mandala

Monumen Mandala berlokasi di pusat kota Makassar. Monumen ini dibangun untuk mengenang peristiwa pembebasan Irian Barat. Monumen Mandala memiliki beberapa diorama yang menunjukkan perjuangan bangsa untuk membebaskan Irian Barat.

Monumen yang menjulang tinggi sekitar 75 meter dari permukaan tanah ini terlihat sangat elegan dan megah. Bentuk segitiga sama sisi monumen ini merupakan simbol dari Tiga Komando Rakyat (Trikora). Jika Anda ingin mengunjungi tempat bersejarah ini, Anda bisa berjalan kaki dari Lapangan Karebosi yang berada di Jalan Jendral Sudirman.

  1. Museum Kota Makassar

Museum Kota Makassar berisi sejarah kota Makassar serta budaya penduduknya yang pluralistik. Museum ini dulunya adalag gedung balaikota yang didirikan pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1916.

Ketika Anda mengunjungi museum ini, Anda bisa melihat peta bumi bersejarah yang dibuat untuk misi politik dan perdagangan Indonesia di masa silam. Selain itu, Anda juga bisa melihat relief foto Ratu Wilhelmina dan Yuliana, foto-foto peristiwa bersejarah yang terjadi di Makassar, peninggalan peralatan sehari-hari rakyat Makassar di zaman dahulu, dan benda bersejarah lainnya.

  1. Benteng Somba Opu

Benteng Somba Opu dibangun pada abad ke-16 dan merupakan peninggalan kerajaan Gowa. Konon, benteng ini juga digunakan sebagai pusat pemerintahan kerajaan Gowa. Di dalamnya, Anda bisa melihat sisa-sisa peninggalan kerajaan Gowa. Saat ini, pemerintah setempat menambahkan objek wisata lain, yaitu sebuah taman mini Sulawesi Selatan di dalam benteng. Jadi, ketika Anda berkunjung ke Benteng Somba Opu, Anda seperti telah berkeliling Sulawesi Selatan.

  1. Makam Diponegoro

Pangeran Diponegoro merupakan sosok pahlawan yang berjasa pada Indonesia dengan metode perang gerilyanya. Tak heran jika saat beliau wafat pada tanggal 8 Januari 1855, makamnya menjadi tempat bersejarah yang sangat penting di Makassar. Makam Diponegoro berada di pusat kota Makassar. Selain Pangeran Diponegoro, keenam istri serta enam orang anaknya ikut disemayamkan di sini. Hingga saat ini, keturunan Diponegoro masih mengurus makam bersejarah ini.

Ketika menjelajahi sejarah Kota Makassar, tentu Anda memerlukan akomodasi yang nyaman dan terjangkau. Airy Rooms bisa menjadi solusi jika Anda sedang mencari hotel murah di Makassar karena merupakan jaringan hotel terbesar di Indonesia dengan jumlah hotel yang lebih banyak dibandingkan jaringan lainnya. Yang terpenting, hotel-hotel di Airy Rooms sudah dijamin murah jadi Anda bisa berlibur tanpa mengkhawatirkan isi dompet.

Meski terjangkau, fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap karena Airy Rooms bekerja sama dengan para partner hotel. Mulai dari AC, peralatan mandi, penghangat air, TV layar datar, air minum, tempat tidur yang higienis, sampai Wi-Fi gratis, semuanya sudah terjamin.

Airy Rooms juga memberikan kemudahan dalam bertansaksi. Anda bisa memesan hotel melalui website atau aplikasi dan pembayarannya bisa melalui transfer bank dan kartu kredit. Berlibur tak perlu repot, bukan?