BERBAGI

ciungtips.com – Bagi ibu hamil alangkah baiknya mengetahui tips “pertolongan pertama saat ketuban pecah” agar pada saatnya nanti tidak merasa panik dan was-was. Pada umumnya ketuban pecah merupakan pertanda waktu melahirkan segera tiba, walaupun ada juga yang melahirkan 1-2 hari setelah ketuban pecah.

Tanda-tanda ketuban pecah bisa berbeda-beda pada tiap calon ibu, ada yang merasakan nya seolah mengompol dengan keluar cairan sedikit demi sedikit ada juga yang mengalami pecah ketuban sekaligus dengan deras. Lalu untuk membedakan cairan ketuban dengan pipis adalah biasanya cairan ketuban tidak berbau, namun ada sebagian mama yang mengatakan baunya manis. Selain itu air ketuban juga diikuti dengan noda noda darah.

Untuk mengetahui apakah keluarnya air ketuban ini normal atau tidak bisa dilihat dari usia kehamilan. Jika ketuban pecah sebelum 37 minggu, hal itu disebut ketuban pecah yang prematur dan sebaliknya jika lebih dari itu merupakan hal yang normal. Dan yang perlu diperhatikan lagi adalah apakah keluarnya air ketuban disertai dengan kontraksi, jika ada maka segeralah menemui dokter untuk segera mendapatkan pertolongan.

Untuk menghindari resiko kehamilan pecah ketuban dini , mama bisa melakukan langkah-langkah berikut :

1. Hindarilah goncangan, terutama saat mama hamil anak pertama. Karena pada kehamilan pertama biasanya mama belum dapat mengukur kekuatan rahim. Selain itu guncangan yang terjadi saat berkendara atau melakukan perjalanan jauh akan mengakibatkan hal yang kurang baik untuk mama.

2. Beristirahatlah dengan cukup selama kehamilan, hindari pekerjaan yang berat secara fisik dan psikis untuk kesehatan janin yang sedang dikandung.

3. Konsumsilah vitamin C untuk kebutuhan nutrisi harian yang mampu mengurangi resiko ketuban pecah dini. Konsumsi vitamin C secara rutin sejak usia kandungan 4 bulan.

4. Berkonsultasilah dengan bidan atau dokter secara teratur untuk mengetahui perkembangan kehamilan.

5. Apabila mama didiagnosa memiliki mulut rahim yang lemah, untuk sementara berhentilah melakukan hubungan intim dengan suami.

6. Bersihkan daerah kewanitaan dengan benar dan bersih, untuk menjaga tetap higienis dari paparan kuman atau bakteri jahat.

Nah demikianlah tips pertolongan pertama saat ketuban pecah diatas semoga membantu mama dalam menghadapi persalinan yang aman dan selamat.

comments