Puisi – Puisi Jalaludin Rumi,
Rumi adalah sebuah pujangga besar,dengan keindahan tata bahasa dalam puisinya,beliau merupakan penyair dan tokoh Sufi yang termasyur dari PERSIA,Berikut adalah beberapa puisi cinta beliau.

Jika kau bukan seorang pecinta,
jangan pandang hidupmu adalah hidup.
Sebab, tanpa cinta segala perbuatan tidak akan dihitung pada hari perhitungan nanti.
Setiap waktu yang berlalu tanpa cinta , akan menjelma menjadi wajah memalukan di hadapan Tuhan.
[ Jalaludin Rumi]
_______________

Para Pecinta Kepala-Mu pening karena aku.
Pukullah aku kalau begitu
Kau tahu aku tak ingin hidup tanpa diri-Mu
Bagiku lebih baik mati daripada pengusiran ini
Demi Allah yang membangkitkan kembali orang-orang mati.
Sama sekali tak mungkin percaya aku Bahwa Kau berpaling dari hamba-Mu
Selalu kukatakan ucapan yang dilontarkan musuh-musuhku
Hanya rekaan dusta semata.
Kau jiwaku dan tanpa jiwaku
Bagaimana mesti hidup aku
Kau mataku
tanpa Kau
Aku tak punya mata untuk melihat sesuatu.
[ Jalaludin Rumi]
________
Pernyataan Cinta
Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata
Kusimpan kasih-Mu dalam dada
Bila kucium harum mawar tanpa cinta -Mu
Segera saja bagai duri bakarlah aku.
Meskipun aku tenang, diam bagai ikan
Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan
Kau yang telah menutup rapat dalam bibirku
Tariklah misaiku dalam dekat-Mu.
Apakah maksud-Mu?
Mana aku tahu?
Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.
Kukunyah lagi menahan kepedihan
Mengenangmu bagai unta memamah biak makanan
Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa.
Meskipun aku tinggal bersembunyi dan tidak bicara
Di hadirat kasih aku jelas dan nyata.
Aku bagai benih di bawah tanah
Aku menanti tiada musim semi.
Hingga tanpa napasku sendiri Aku dapat bernapas wangi
Dan tanpa kepalaku sendiri Aku dapat membelai kepala lagi.
[membujuk yang tercinta)
[ PUISI Jalaludin Rumi]


________
Rahasia kegilaan adalah sumber akal.
Seorang dewasa gila karena cinta .
Ia yang bersama
Hatinya seribu kali lebih kuat dari dirinya sendiri
[ PUISI Jalaludin Rumi]
_______
Mati tanpa cinta adalah kematian yang terburuk dari segala kematian.
Tahukah mengapa tiram bergetar?
Tentu karena mutiara
[ PUISI Jalaludin Rumi]
________
Cinta Tuhan terangi hati dan jadikan para pecinta terjaga sepanjang malam.
Wahai kawan, jika kau seorang pecinta jadilah seperti lilin.
Larut di sepanjang malam, membara hingga pagi datang!
Dia bagai cuaca beku di musim panas, bukanlah seorang pecinta.
Di tengah musim panas, hati seorang pecinta membakar musim gugur.
Wahai kawan, jika kau pendam cinta yang ingin kau nyatakan teriaklah seperti seorang pecinta!
Tapi jika kau terbelenggu nafsu, jangan nyatakan sesuatu pada cinta .
[ PUISI Jalaludin Rumi]
_________
Pilihlah cinta .
Ya cinta !
Tanpa manisnya cinta , hidup ini adalah beban.
Tentu engkau telah merasakannya.
[ PUISI Jalaludin Rumi]
—————-

…Untukmu wahai seseorang…..

Facebook Comments